Setengah Tahun bersama KTO! [Bella's Journal]

 Annyeong chingudeul dan bestie-bestie!

Ketemu lagi di unggahan kali ini yang ingin gue gunakan sebagai pengingat bahwa tahun 2021 sudah hampir tiba di penghujung. Dan itu berarti juga sudah 6 (enam) bulan gue menjadi bagian dari KTO sebagai WOW Korea Supporters.

sumber foto: koleksi pribadi

Yap! 

Ini adalah hadiah dari KTO Jakarta dalam rangka enam bulannya member WKS.

Kalau boleh jujur, gue itu kagum banget sama budaya Korea yang selalu mengapresiasi kerja keras orang lain. Ya apa pun yang dilakukan orang lain tuh mereka selalu berterima kasih dan mudah juga untuk bilang, good job!

Buat gue itu kebiasaan yang keren banget.

Enam bulan menjadi bagian dari KTO, membuat gue sering bolak balik ke website mereka dan belajar tentang macem-macem hal soal Korea. Iya hanya lewat website dan juga buku-buku panduan yang mereka berikan. Karena kalau mau terbang langsung ke sana kan gabisa, secara pandemi juga belum usai. Rasa khawatir akan ini itu juga sepertinya masih penuh dan nggak bisa terelakkan. 

Toh sebetulnya belajar bisa dari mana aja, kan?

sumber foto: koleksi pribadi

Kalau dulu nih gue hanya suka menyaksikan variety show, survival show, konten-konten K-Pop, dan K-Drama sebatas untuk penghibur dan pelepas penat. Tapi sekarang...

Apa-apa yang gue dapet dari tayangan itu semuanya makin bertambah luas.

Gue jadi senang menyaksikan variety show, bukan hanya untuk haha hihi. Tapi gue memperhatikan betul daerah-daerah yang coba mereka perkenalkan, pun makanan khasnya. Jujur sih, ini tuh jadi membuat bucket list bertambah panjang, tapi nggak bisa bohong juga, dengan rasa penasaran yang ada itulah gue akhirnya jadi belajar banyak hal yang kemudian membuat gue merasa, banyak banget hal yang belum gue tahu ya ternyata.

Kalau dulu menyaksikan survival dan konten K-Pop hanya untuk senang-senang, sekarang gue justru lebih sering lagi menyaksikan interaksi dan budaya mereka ketika bersosialisasi. Bagaimana cara mereka memperlakukan fansnya, bagaimana cara mereka memperlakukan senior dan orang-orang yang lebih tua. Pun bagaimana cara mereka menjalani kehidupan dengan status sebagai idol besar yang disorot setiap harinya.

sumber foto: koleksi pribadi


Bahkan nih ya, setiap kali gue menonton tayangan dan mencari informasi tentang Korea, gue semakin dibuat terkagum-kagum oleh negeri ginseng ini. Mencari hal-hal baik yang kemudian bisa dicontoh dan diterapkan juga di Indonesia. 

Toh tujuan dari belajar seperti itu, kan?

Bukan menduplikasi, namun menyerap hal-hal positif dan baiknya. Lalu mengaplikasikannya dalam kehidupan kita, dengan cara kita sendiri berdasarkan pemahaman yang kita dapatkan. 

Mungkin ya mungkin, kalau gue nggak berkesempatan jadi WKS. Keinginan gue untuk tahu lebih banyak hal tentang Korea nggak akan sedahsyat sekarang. Bahkan kayaknya kemajuannya nggak akan se-oke sekarang. Ya walau masih tetaplah gue tuh newbie, tapi gue bangga sama apa yang kemudian gue pelajari saat ini. 

sumber foto: koleksi pribadi

Contohnya gini deh, dulu gue hanya tahu Seoul, Busan, dan Incheon. Korea tuh ya itu aja. Gue nggak tahu Pohang, gue nggak tahu Ulleungdo bahkan gue nggak tahu Dokdo. Padahal Korea punya banyak kota yang cantik dan bagus. Yang juga perlu dikenali karena bisa memikat hati. Sama seperti Indonesia, kotanya tuh bukan hanya Jakarta dan Bali, tapi ada banyak dan semuanya juga sama indah dan berkembangnya seperti Bali dan Jakarta.

Enam bulan perjalanan menjadi WKS buat gue adalah sebuah berkah yang mampir di hidup dan perlu disyukuri hadirnya. Gue nggak kapok dikasih tugas yang bertema dan ada deadline-nya. Karena dari situ gue jadi mau nggak mau bisa belajar banyak hal baru.

Manusia gitu nggak sih?

Kalau nggak ada tenggat dan nggak dipaksa, ya mager buat melakukan sesuatu. Kalau nggak ada target akan sesuatu, hasilnya ya udah aja selalu merasa nggak berguna dan waktu dihabiskan leyeh-leyeh doang. Padahal sebenarnya ya kitanya sendiri yang malas menentukan target.

Mungkin gue punya banyak kekurangan selama enam bulan perjalanan ini--ya pasti punyalah ya. Tapi semoga, mulai dari tulisan ini akhirnya diunggah, gue jadi semangat lagi untuk mengurangi kekurangan itu. 

Intinya, terima kasih KTO Jakarta yang sudah membuat gue merasakan perjalanan menyenangkan ini. Semoga tidak kapok dan bisa terus langgeng~



Share:

0 comments:

Post a Comment