Produk Lokal x Artis Korea

Sebagai penikmat Instagram, Twitter, dan juga Tiktok, kayaknya gue udah sering banget melihat banyaknya spoiler bertebaran tentang produk lokal yang akan kolaborasi sama artis Korea.

Gils, kebayang nggak lo betapa gokilnya sekarang produk lokal bisa go internasional?

Sampe-sampe kolabnya sama artis korea pula. Secara yakan, bagi penikmat k-pop dan k-drama udah pahamlah gimana rasa inginnya punya pakaian atau pakai sesuatu yang mirip sama idolanya. Bener gak? Ngaku deh lo!

Tapi ya sayangnya, kadang kan brand-brand Korea ini tuh bikin kocek juga meringis, bukan?

Udah dapetnya susah, war-nya pasti gila-gilaan. Harganya selangit. Ongkos kirim dan biaya lainnya juga bikin dompet mendadak tipis.

Nah sekarang! Produk yang dipakainyaaaaaaa adalah produk lokal. Hah! Kurang bahagia apa coba? Bucin lo direstui dan didukung semesta!!!

Dan parahnya lagi, produk ini ternyata berasal dari salah satu brand kecintaan dan terkenal banyak ummat karena emang seenak itu wanginya. Jinjja! Gue pribadi suka banget pakai shower scrubnya, karena setiap abis mandi rasanya mood bisa berubah jadi hepi.

Yak apalagi kalau bukan Scarlett.

Dan lo tahu siapa yang diajak kolab? Nggak tanggung-tanggung sumpah bikin hening banget pas liat teaser video samar-samarnya.

Seketika langsung teriak aigo kamjagiya!

Bismillah dulu coba, baru ucap Alhamdulillah bareng-bareng karena…


 

Song Joong Ki, bestie!

SJK yang diajak kolab sama Scarlett. Yaa Allah nyebut beneran gue sepanjang melihat kenyataan yang terpampang nyata ini. Kayak…

Gokil nggak tuh? Siapa sih yang gatau doi? Si pembuat heboh pada masanya karena k-drama Descendants of the Sun aka DOTS. Pasangan Song-Song kita yang sempet bikin patah hati internasional sebanyak dua kali (you know what I mean lah ya)

Belum lagi doi baru aja comeback main di Vincenzo yang subhanallah gantengnya bikin lupa kalau dia udah om-om.

Andai nih ya si pandemi udah berlalu, yakin lah seratus persen doi akan diajak Scarlett ke Indonesia buat fanmeeting. Haduh bangga sekaligus ngayal dikit boleh lah ya?

Honestly gue excited banget begitu tahu yang diajak tuh aktor.

Karena awalnya di otak gue mikirnya jangan-jangan idol k-pop nih. Ya bukan ape ye, bestie kalau idol tuh pasti war-nya langsung nggak ada kata besok. Tiba-tiba buka marketplace udah sold out aja gitu. Belum lagi kadang harga yang dibanderol juga seketika melonjak.

Tapi sujud syukur banget, karena Scarlett berjanji tidak akan menaikkan harga.

Fix udahlah ini, lo yang mungkin tadi ragu sama Scarlett. Buruan kepoin sosmednya, karena nggak kaleng-kaleng deh. Yakali kaleng-kaleng kalau yang diajak kolab sampai ke Song Joong Ki. Secara lo tahu di Korea sana segala macemnya juga ketat kalau urusannya udah sama idol apalagi aktor.

Udah ah, curhatan gue segini aja dulu. Besok gue ceritain lagi sama ulasan produknya, kali-kali lo kepo ya, kan gue beneran pakai atau nggak!

Gih sana siapin tabungan, bentar lagi ada photocard SJK pasti deh. Lumayan kan, produknya oke, wanginya bikin mood naik, kembaran sama idola lo, dapet pc pula. Mari nyebut bersama-sama~

 

#ScarlettXSongJoongKi #GlowingWithScarlett

Share:

Setengah Tahun bersama KTO! [Bella's Journal]

 Annyeong chingudeul dan bestie-bestie!

Ketemu lagi di unggahan kali ini yang ingin gue gunakan sebagai pengingat bahwa tahun 2021 sudah hampir tiba di penghujung. Dan itu berarti juga sudah 6 (enam) bulan gue menjadi bagian dari KTO sebagai WOW Korea Supporters.

sumber foto: koleksi pribadi

Yap! 

Ini adalah hadiah dari KTO Jakarta dalam rangka enam bulannya member WKS.

Kalau boleh jujur, gue itu kagum banget sama budaya Korea yang selalu mengapresiasi kerja keras orang lain. Ya apa pun yang dilakukan orang lain tuh mereka selalu berterima kasih dan mudah juga untuk bilang, good job!

Buat gue itu kebiasaan yang keren banget.

Enam bulan menjadi bagian dari KTO, membuat gue sering bolak balik ke website mereka dan belajar tentang macem-macem hal soal Korea. Iya hanya lewat website dan juga buku-buku panduan yang mereka berikan. Karena kalau mau terbang langsung ke sana kan gabisa, secara pandemi juga belum usai. Rasa khawatir akan ini itu juga sepertinya masih penuh dan nggak bisa terelakkan. 

Toh sebetulnya belajar bisa dari mana aja, kan?

sumber foto: koleksi pribadi

Kalau dulu nih gue hanya suka menyaksikan variety show, survival show, konten-konten K-Pop, dan K-Drama sebatas untuk penghibur dan pelepas penat. Tapi sekarang...

Apa-apa yang gue dapet dari tayangan itu semuanya makin bertambah luas.

Gue jadi senang menyaksikan variety show, bukan hanya untuk haha hihi. Tapi gue memperhatikan betul daerah-daerah yang coba mereka perkenalkan, pun makanan khasnya. Jujur sih, ini tuh jadi membuat bucket list bertambah panjang, tapi nggak bisa bohong juga, dengan rasa penasaran yang ada itulah gue akhirnya jadi belajar banyak hal yang kemudian membuat gue merasa, banyak banget hal yang belum gue tahu ya ternyata.

Kalau dulu menyaksikan survival dan konten K-Pop hanya untuk senang-senang, sekarang gue justru lebih sering lagi menyaksikan interaksi dan budaya mereka ketika bersosialisasi. Bagaimana cara mereka memperlakukan fansnya, bagaimana cara mereka memperlakukan senior dan orang-orang yang lebih tua. Pun bagaimana cara mereka menjalani kehidupan dengan status sebagai idol besar yang disorot setiap harinya.

sumber foto: koleksi pribadi


Bahkan nih ya, setiap kali gue menonton tayangan dan mencari informasi tentang Korea, gue semakin dibuat terkagum-kagum oleh negeri ginseng ini. Mencari hal-hal baik yang kemudian bisa dicontoh dan diterapkan juga di Indonesia. 

Toh tujuan dari belajar seperti itu, kan?

Bukan menduplikasi, namun menyerap hal-hal positif dan baiknya. Lalu mengaplikasikannya dalam kehidupan kita, dengan cara kita sendiri berdasarkan pemahaman yang kita dapatkan. 

Mungkin ya mungkin, kalau gue nggak berkesempatan jadi WKS. Keinginan gue untuk tahu lebih banyak hal tentang Korea nggak akan sedahsyat sekarang. Bahkan kayaknya kemajuannya nggak akan se-oke sekarang. Ya walau masih tetaplah gue tuh newbie, tapi gue bangga sama apa yang kemudian gue pelajari saat ini. 

sumber foto: koleksi pribadi

Contohnya gini deh, dulu gue hanya tahu Seoul, Busan, dan Incheon. Korea tuh ya itu aja. Gue nggak tahu Pohang, gue nggak tahu Ulleungdo bahkan gue nggak tahu Dokdo. Padahal Korea punya banyak kota yang cantik dan bagus. Yang juga perlu dikenali karena bisa memikat hati. Sama seperti Indonesia, kotanya tuh bukan hanya Jakarta dan Bali, tapi ada banyak dan semuanya juga sama indah dan berkembangnya seperti Bali dan Jakarta.

Enam bulan perjalanan menjadi WKS buat gue adalah sebuah berkah yang mampir di hidup dan perlu disyukuri hadirnya. Gue nggak kapok dikasih tugas yang bertema dan ada deadline-nya. Karena dari situ gue jadi mau nggak mau bisa belajar banyak hal baru.

Manusia gitu nggak sih?

Kalau nggak ada tenggat dan nggak dipaksa, ya mager buat melakukan sesuatu. Kalau nggak ada target akan sesuatu, hasilnya ya udah aja selalu merasa nggak berguna dan waktu dihabiskan leyeh-leyeh doang. Padahal sebenarnya ya kitanya sendiri yang malas menentukan target.

Mungkin gue punya banyak kekurangan selama enam bulan perjalanan ini--ya pasti punyalah ya. Tapi semoga, mulai dari tulisan ini akhirnya diunggah, gue jadi semangat lagi untuk mengurangi kekurangan itu. 

Intinya, terima kasih KTO Jakarta yang sudah membuat gue merasakan perjalanan menyenangkan ini. Semoga tidak kapok dan bisa terus langgeng~



Share:

Your My Only Bambi Bambi~

Annyeong, chingudeul dan bestie-bestie!

Sehat? Ya semoga selalu, meski nggak bisa senantiasa.

Anyway, kayaknya sih ya kayaknya, udah banyak yang tahu kalau gue suka sama K-Pop. Sesuatu yang awalnya nggak keliatan hilalnya, tapi ndilalahnya langsung bikin kaget banyak orang.

Nggak gampang sih ya tiba-tiba terjun ke dunia yang bikin kocek lumayan meringis ini.

Ya walau sebenarnya bisa nggak meringis kalau sekadar dinikmati saja konten dan lagunya tanpa lo berkeinginan untuk mengoleksi merchandise-nya.

But well...

sumber foto: koleksi pribadi

Kali ini, gue akan membahas soal album Bambi yang udah dateng lama banget tapi ya baru punya niat dan keinginan untuk membahasnya sekarang. Karena ya udah ajalah, gue seneng menuliskan sesuatu ketika hype-nya sudah mereda. Lumayan, nggak bikin heboh dan menimbulkan lalalili lainnya.

sumber foto: koleksi pribadi

Sebagai EXO-L baru yang kemudian memutuskan mengesahkan Baekhyun untuk menjadi bias di urutan pertama, kayaknya bukan sesuatu yang aneh untuk kemudian membuat gue tertarik mengoleksi album-album miliknya. Apalagi Bambi ini jadi kado sebelum dia mengemban tugas negara alias wamil. Yang sejujurnya nggak berasa wamil juga, sebab kontennya ada terus di mana-mana. Emang dasar Taurus, sekalinya mau ngapa-ngapain, nyiapinnya beruntun sampai kayaknya lupa istirahat.

Totalitas!

sumber foto: koleksi pribadi

Jujur, agak stres sih setiap kali SM mengeluarkan varian (yailah varian) album. Apalagi kalau itu idol yang bikin lo jatuh cinta sama K-Pop. Karena sumpah, suka ngadi-ngadi banyaknya. Sampai bisa bikin kantong yang tadinya tebel, mendadak tipis. Walau kalau kata Baekhyun, gausah beli album, beli makanan enak aja. Tapi ya tetep aja bund, namanya juga ingin mengapresiasi karya, bawaannya mah ikhlas-ikhlas aja.

Mungkin ada yang penasaran, kalau udah tahu mahal, kenapa masih dibeli sih?

Sampai detik ini ya, album yang gue ikhlas beli tuh hanya album EXO dan membernya yang menurut gue emang mau untuk gue koleksi. Dengan kata lain, nggak semuanya. Apalagi gue juga multifandom, mayan bund, banyak banget kalau semua mau dibeli.

Alasan kenapa gue membeli album Baekhyun kali ini sebenarnya selain karena kado sebelum dia wamil, tapi juga karena album Baekhyun tuh selalu aesthetic. Bisa banget dipakai buat props foto-foto.

sumber foto: koleksi pribadi

Walau kalau mau ngomongin aesthetic sih masih sangat amat aesthetic albumnya Chen (lain kali gue ceritain album Chen yang gue punya)

Gue tiap kali mau beli album selalu mikir (selain duitnya ada atau nggak, ya):

  1. Cantik, nyeni, dan bisa dipakai foto atau nggak
  2. Lagunya enak atau nggak
  3. Gue sedang perlu mengapresiasi diri atau nggak

Nah kalau nggak memenuhi kriteria itu ya gausah beli.

Member EXO yang gue punya albumnya aja hanya, EXO-SC, Chen Dear My Dear, Suho Self Portrait, dan Baekhyun. Bukan karena nggak mengapresiasi yang lain, tapi memang kebetulan album mereka muncul, namun tidak memenuhi 3 (tiga) kriteria gue itu.

sumber foto: koleksi pribadi

Apakah ketika gue beli album selalu beli semua versi?

Ya tentu tidak, Esmeralda! Bisa bangkrut juga yakan. Suka dan sayang bias boleh, tapi ya mikir juga sama kondisi kantong. Jangan sampai sekarat kemudian. 

Tapi kok Bambi belinya lengkap?

Udah dibilang kan, gue tuh selalu mikir 3 (tiga) kriteria, dan Bambi dirilis ketika kriteria itu semua masuk. Pun...karena Baekhyun tuh selalu membuat fansnya percaya dengan apa pun yang dia keluarkan tuh pasti bagus. Buat gue sih ya, he is one of the trusted idol.

Di saat lo udah capek denger gosip dan hoaks lalalili, percayalah hanya pada Baekhyun. Kalau dia menanggapi A ya berarti emang A, kalau dia bilang B ya berarti memang B. I guess that's what i like about him. 

sumber foto: koleksi pribadi

Gue sekalian cerita deh ya kenapa memilih dia sebagai ultimate bias.

Alasannya selain dia bernaung di rasi bintang yang sama, dia ini tuh pekerja keras luar biasa. The way he doing all of his work with the best thing that he had tuh bikin gue selalu mikir untuk mengimplikasikannya juga di kehidupan.

Katanya sih, bias itu cerminan diri. Kepribadian lo seperti apa, ya liat aja bias lo. Beda halnya sama bias wrecker, yang katanya sih, elo inginnya dilihat seperti itu oleh orang lain.

sumber foto: koleksi pribadi

Baekhyun ini, meski dia selalu bikin banyak orang ketawa, dengan pembawaannya yang cheerful luar biasa, king of spoiler, bahkan selalu tampil apa adanya, membuat gue merasa dia nih manusia yang di belakang itu pasti nyembunyiin banyak banget hal. 

Selain humoris, cheerful, dan suaranya yang bagus kebangetan. Gue kayaknya akan selalu terinspirasi dengan hidup dan cara dia memandang kehidupan. Hal-hal positif yang dia bawa, dia tampilkan, dia persembahkan tuh bikin gue merasa bahwa ya lakuin apa pun yang memang lo suka. 

Once lo memutuskan untuk menjalaninya, just do your best. Karena orang lain nggak akan lihat apa yang terjadi di baliknya. Cuma lo yang tahu dan merasakan, mereka selalu akan tutup mata. Tapi ya itulah hidup, just enjoy your life, everytime God give you a chance. 

sumber foto: koleksi pribadi

Well, banyak orang bilang suka sama K-Pop tuh bikin halu ketinggian, dll. Ya mohon maap aja nih, elo liatnya siapa dulu? Karena nggak semua fans seperti itu. Karena gue nggak seperti itu. Harapan buat ketemu langsung ya pasti ada, namanya idola, you want to meet (s)he in a person once in your life, udah hal yang wajar nggak sih?

Tapi ya udah, cukup sampai situ.

I adore him sebagaimana gue melihat dia sebagai sosok yang berkarya dengan totalitas. 

sumber foto: koleksi pribadi

Intinya, Bambi jadi salah satu album Baekhyun yang enak untuk didengerin dan cantik buat dikoleksi. Walau ya seperti biasa, lo nggak akan menemukan genre yang sama di setiap albumnya dia. Karena namanya juga Baekhyun, dia tuh antara multitalenta sama penasaran anaknya. Jadilah semua genre ditrabas.

Mungkin bagi banyak orang, jadi K-Popers tuh konsumtif. Tapi tolonglah ya dilihat dulu, nggak semuanya begitu. Masih ada banyak orang yang menggunakan logikanya ketika mau menggunakan uangnya. Dan ya, lagi-lagi gue juga mau bilang kalau jadi K-Popers nggak lantas membuat kita berbeda.

We are human. And everyday, we're trying our best to struggle in this life. And maybe, me or us, choosing K-Pop as a method to fulfill this life with a small happiness. - Stefani Bella





Share: