how's life?

so, how's your life?
for me, it's so so~

februari, setelah sekian lama tidak mampir menulis di sini. dan ya, hari ini tiba-tiba saja rindu dan ingin kembali memulai cerita di blog. gapapa kan. ya? manusia tapi kan memang begitu, datang dan pergi sesuka hati. tapi mari upayakan semoga bisa konsisten kali ini. karena domain terus diperpanjang dan mengeluarkan cuan, jadi gaboleh dong cuannya sia-sia hehe :)))

well, tahun 2020 sudah berlalu. gila sih, karena kalau diingat-ingat lagi ada banyak perjuangan, tekanan, batin yang berteriak, dan sederet rasa ingin menyerah yang hampir dialami setiap manusia. ngaku aja deh, benar atau betul?

pandemi bikin banyak isi kepala jadi berputar di hal yang jelek. pandemi bikin jarak jadi semakin menjauhkan, walau beberapa juga jadi mendekatkan. pandemi ada positif negatifnya sih. lo dituntut kreatif meski harus di rumah. lo dituntut produktif dan nggak jadi pemalas, meski sekadar di rumah aja. ya banyaklah pastinya penyesuaian hidup selama pandemi--tidak terkecuali orang-orang yang nggak biasa pakai masker, sekarang bisa seharian penuh berkegiatan dengan masker. 

kemarin, saat mendapati kenyataan bahwa 2020 akan berakhir, rasanya perasaan yang ada berubah jadi kekhawatiran paling besar bagi banyak orang, eh ndilalahnya, kita sekarang justru sudah sampai di penghujung akhir februari. see? terbukti kan kalau hidup tetap berputar, meski kita merasa lelah. kalau perjuangan masih harus diupayakan, meski berulang-ulang mau menyerah.

beuh cakep. omongan gue bisa banget emang mendadak jadi kuotable kalau udah mulai menikmati tulisan dan bacotan. 

nah tahun ini, nggak banyak harapan yang gue panjatkan. selain doa untuk selalu dimampukan, disehatkan, dan dikuatkan menghadapi apa pun takdir dan pilihan hidup. karena rasanya, menjadi cukup adalah goals terbesar untuk bisa dicapai. cause when you feel enough, everything's gonna be simple.

dan gue sangat amat paham bahwa itu nggak mudah, bahkan melelahkan. tapi namanya manusia, udah dikasih kesempatan hidup, ya kudu dimanfaatkan untuk mencoba. seperti prinsip teman-teman kpop dan fangirl di luar sana. lebih baik menyesal karena beli, daripada menyesal nggak beli. nah buat hidup juga berlaku hal yang sama, lebih baik menyesal karena gagal setelah mencoba, daripada menyesal karena nggak pernah sekali saja mencoba.

sebab kesotoyan dan iseng coba-coba itulah di awal tahun kemarin, out of nowhere gue tiba-tiba aja ikut pemilihan sahabat korea. what the...... dadakan tahu bulat banget nggak sih?

kayak yang nggak pernah banget gue membayangkan akan cinta dengan korean things. kayak nggak pernah aja ada di bayangan gue untuk ikut-ikut ini itu, secara yakan, bella tuh anaknya malu-malu kucing, tapi kalau udah kenal ya malu-maluin. eh ini malahan ikut, dan tadaaaa kepilih.

jadi apa itu sahabat korea? nanti gue ceritain kalau gue sudah mulai menjalani dunia di dalamnya. kalau sekarang tuh masih tahu sekilas aja. 

terus beberapa waktu belakangan ini gue juga mulai merasa bosan dengan kehidupan di instagram. alhasil gue hanya bolak-balik buka tutup, unggah apa yang mau diunggah, interaksi malah lebih banyak di akun pribadi, bukan lagi di janpi. dan ya, gue kesal kalau seperti itu. gue kesal karena gue udah sayang janpi sampai ke ubun-ubun, tapi kok malah jadi bosan ada di dalamnya.

so, gue akhirnya memutuskan untuk mengubah wajah dan tampilan janpi. entah nantinya akan diterima atau tidak, tapi gue berusaha untuk menyamankan diri berada di sana. karena lagi-lagi, kalau gue nggak nyaman, nggak mungkin banyak hal baik bisa tersampaikan seperti seharusnya. dan ya, mendadak jadi keidean aja, mau menambahkan banyak informasi yang bervariatif di janpi. 

tujuannya sih sama, agar supaya, tidak hanya jadi ruang curhat dan galau. tapi juga bisa jadi teman di semua suasana. yaelah berasa tagline iklan produk sebelah haha. 

janpi ke depannya tetap ingin jadi tempat yang sama. tempat di mana lo bisa bercerita panjang kali lebar kali tinggi. tempat di mana gue sebebas dan seadanya mengabarkan dan mengenalkan karya-karya gue. tempat di mana bisa jadi sumber bacaan yang nggak menjemukan dengan beragam cerita gue. kenapa cerita? ya karena gue memang doyan bercerita.

mungkin beberapa teman ada yang bingung, kenapa sih harus ada dua akun @hujan_mimpi dan @stfbl ???

alasannya sesederhana. lo nggak perlu kenal siapa manusia yang menghidupkan janpi. lo hanya perlu tahu di sana ada teman lo yang bernama janpi yang siap dengar cerita lo, pun menyuarakan cerita atau perasaan terpendam lo, pun janpi yang berkarya dan bercerita. 

sedangkan di stfbl, lo boleh kenalan sama gue. tahu tentang keseharian gue. tahu tentang kehidupan gue. tahu tentang isi kepala gue. tahu tentang apa yang gue makan, gue pakai, gue tonton, gue dengar, atau mungkin semua cerita di balik layar janpi. ya stfbl adalah gue dengan sebenar-benarnya stefani bella sebagai manusia.

ya udah intinya gitu aja. cuma mau ngecek kabar aja sih. secara sudah hampir memasuki maret. dan juga sekalian mau mengusir sarang laba-laba yang hinggap di blog ini. kedepannya semoga semakin banyak ulasan buku, ulasan drama korea, ulasan ini itu, bahkan cerita-cerita dan isi kepala gue yang bisa tersampaikan di sini.

so, mari sudahi tulisan panjang ini. terima kasih sudah bersedia membaca. maaf kalau hanya menyita waktu, tapi nggaklah ya, hidup harus diisi oleh kegiatan biar nggak gabut dan leyeh-leyeh aja. selamat menikmati brunch time. selamat berpuasa juga untuk yang menjalankan.

salam sayang selalu dan terus-terusan,
your only one,



Share: